JILBAB, BUDAYA ARAB? #4



➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📍 JILBAB, BUDAYA ARAB?

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

#4⃣


Oleh: 

Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah

.

.

.


💬 Ada yang mengatakan bahwa jilbab yang menutupi seluruh tubuh, termasuk wajah, adalah adat atau budaya Arab. Benarkah demikian❓


✏️ Jawabannya tentu tidak❗️ 


👉 Sebab, hijab atau jilbab yang disyariatkan oleh Islam atas para wanita sesungguhnya tidak dikenal oleh Arab sebelum kedatangan Islam.


💥 Faktanya, Allah سبحانه وتعالى mencela para wanita jahiliah (sebelum islam) yang memiliki kebiasaan ber-tabarruj. 


👉 Kemudian, Allah memberikan arahan kepada wanita muslimah agar tidak ber-tabarruj sehingga tidak menyerupai wanita jahiliah.


🔖Allah subhanahu wata'ala berfirman, 


وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وََ لا تَبَرَّجْنَ 

تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى 


"Dan hendaklah kalian (para wanita) tetap dirumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dulu."

(Q.S al-Ahzab: 33)


💧Sudah menjadi kebiasaan dan budaya jahiliah bahwa para wanita keluar dari rumah dalam keadaan berhias dan menampakkan wajah. 


🌈 Untuk itu, Allah mewajibkan jilbab kepada para wanita setelah islam datang. Tujuannya adalah mengangkat kedudukan para wanita dan menjaga kehormatan mereka serta mencegah gangguan dari orang-orang fasik.


✋ Dengan demikian, jilbab bukanlah budaya Arab dan tidak mengandung sisi, budayanya. 


✔️ Akan tetapi, JILBAB ADALAH AJARAN ISLAM SEUTUHNYA


⚫️ Sebaliknya, tidak berjilbab adalah budaya jahiliah.


🌸 Mengenakan jilbab adalah bentuk kepatuhan kepada Allah dan Rasul-Nya, dan merupakan upaya menggapai kesucian dan melindungi kaum laki-laki dari kemaksiatan.



وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ 


"Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka."

( Q.S al-Ahzab: 36 )



وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَعاً فَسْٔلُوهُنَّ مِن وَرَاءِ حِجَابٍ ۚ ذَٰلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ


"Apabila kalian meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri nabi), mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka."

( Q.S al-Ahzab: 53 )



📒 Nabi صلى الله عليه وسلم  bersabda, 


مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلىَ الرِّخَالِ مِنَ النِّسَا 

"Tidaklah ku tinggalkan di belakangku ujian yang lebih berbahaya bagi kaum pria selain godaan wanita."

( HR. al-Bukhari )


Wallahu a'lam.


Selesai walhamdulillah..


--------------------------


🌸 Alhamdulillaah ditulis ulang dari Majalah Muslimah Qonitah edisi 32/Vol. 03/1438H-2017M hal 4-7


┈┈✿❁✿••✿❁✿┈┈

>> 19 Rabi'ul Awal 1439 H

¤ WA Syarhus Sunnah Lin Nisaa

¤ Channel Telegram:

Https://t.me/syarhussunnahlinnisa


~●○●🌸🌸🌸●○●~

Komentar